You are currently browsing the daily archive for October 26, 2009.

Apakah Metamorfosis itu ?

Dari sekian banyak hewan yang ada di dunia ini, ada beberapa hewan yang hidupnya harus melewati beberapa tahapan berbeda sebelum menjadi dewasa. Tahapan tersebut bisa terlihat dari perubahan bentuk tubuh hewan. Tahapan-tahapan ini disebut juga dengan “Metamorfosis”. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak, di antaranya adalah Katak, Kupu-kupu dan serangga. Sebelum mengetahui tahapan metamorphosis pada katak, kupu-kupu dan serangga. sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis metamorphosis. Apa saja jenis metamorphosis dan proses metamorphosis pada hewan?

Jenis-jenis metamorphosis

  1. Metamorphosis tidak sempurna

    Metamorphosis tidak sempurna umumnya terjadi pada hewan jenis serangga seperti capung, belalang, jangkrik dan lainnya. Mengapa dikatakan tidak sempurna ? Jawabannya adalah karena hewan tersebut hanya melewati 2 tahapan, yaitu dari telur menjadi nimfa kemudian menjadi hewan dewasa.

  2. Metamorphosis sempurna

    Metamorphosis sempurna kebalikan dari metamorphosis sempurna. Contoh proses metamorphosis sempurna terjadi pada katak dan kupu-kupu.

Metamorfosis Katak

Pada awalnya, katak betina dewasa akan bertelur, kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Setelah menetas, telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Setelah berumur 2 hari, Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. Menjelang umur 8 minggu, kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Umur 12 minggu, kaki depannya mulai berbentuk, ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna, katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa.

Metamorfosis Kupu-kupu

Pertama-tama, kupu-kupu akan bertelur. Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat), ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong. Setelah beberapa lama, dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa.

Kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna (hemimetabolisme). Selain pada Kupu-kupu, metamorfosis juga terjadi pada beberapa serangga lain semisal Capung, Jangkrik, Belalang, Kecoa dll. Metamorfosis juga terjadi pada ampibi seperti katak. Kalau pada manusia?

metamorfosa-kupu-kupuKupu-kupu mengalami tahapan yang lebih panjang ketimbang hewan lainnya sebelum menjadi kupu-kupu dewasa. Pertama kali, kupu-kupu yang indah dan anggun akan bertelur. Telur kupu-kupu bisanya akan menempel di dedaunan. Telur inilah kemudian yang menjadi ulat. Sesosok makhluk pengrusak yang keberadaannya sangat menjijikkan.

Setelah ulat menjadi besar dan memanjang, ia akan berubah menjadi kepompong (pupa atau chrysalis). Di dalam pupa, cairan pencernaan akan dikeluarkan untuk menghancurkan tubuh larva, menyisakan sebagian sel saja. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. Setelah beberapa lama, dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda. Tidak berapa lama kemudian menjadi kupu-kupu dewasa.

Perjalanan metamorfosis Kupu-kupu dapat kita ambil hikmah sebagai proses perjalanan hidup manusia di dunia. Sebagai mana kupu-kupu yang terlahir menjadi sebutir telur, mausia terlahir dalam kondisi suci tanpa dosa.

Fase ulat yang serakah dan menjijikan merupakan representasi dari perilaku manusia dalam perjalanan hidupnya. Segala perilaku buruk dan melanggar norma-norma baik hukum maupun agama seringkali dilakukan oleh manusia. Keadaan ini dapat dilihat dari tingginya angka kriminal, kasus korupsi, kemiskinan yang semakin meningkat, sampai kerusakan lingkungan yang tentunya salah satu merupakan andil dari perilaku diri kita sendiri yang serakah. Semua perilaku yang buruk tentunya harus dirubah.

Fase metamorfosis selanjutnya adalah kepompong. Fase kepompong merupakan analogi dari bulan ramadhan. Pada bulan ramadan setiap umat Islam dapat berkontemplasi mengenai perilaku buruk apa yang telah dilakukan serta akibat yang ditimbulkannya. Keserakahan dalam mengeksploitasi kekayaan alam dan lingkungan hidup, mengakibatkan gundulnya hutan yang mendatangkan bencana banjir dan tanah longsong. Juga berbagai aktifitas lain yang pada akhirnya mendatangkan kerugian pada manusia seperti pemanasan global, pencemaran tanah, udara dan air.

Pada bulan ramadan kita meninggalkan berbagai keserakahan yang biasa kita perbuat dengan mengerjakan ibadah puasa yaitu menahan nafsu makan dan minum serta menahan hawa nafsu. Kita tundukkan diri untuk mengakui dan memohon ampun atas berbagai kesalahan yang telah diperbuat selama ini. Di samping itu berbagai perilaku baik dan ibadah yang mendatangkan pahala mesti kita kerjakan sekuat tenaga.

Ibarat larva yang menjelma kupu-kupu, demikian juga dengan manusia. Setelah sebulan berada di dalam kepompong ramadan, sampailah kepada idul fitri. Maklumat dari puncak metamorfosis yang mengembalikan sosok ulat menjijikkan menjadi seekor kupu-kupu nan indah.

Sedikit yang berbeda. Kemenangan manusia menggapai idul fitri bukanlah akhir dari perubahan sikap yang harus dilakukan. Hal ini disebabkan karena setiap saat perilaku manusia selalu dituntut untuk berubah ke arah yang lebih baik. Perubahan perilaku ini sesuai dengan keterangan yang menyebutkan bahwa seseorang dikatakan beruntung adalah manusia yang perilaku hari ini lebih baik dibandingkan dengan perilaku kemarin dan perilaku besok lebih baik dibadingkan hari ini.

Metamorfosis kita romadhon kemarin ini mungkin belum menjadikan kita sebagai kupu-kupu yang terindah. Tetapi berbeda dengan kupu-kupu, bukankah kita diberikan kesempatan untuk bermetamorfosis setiap tahun?. Semoga tahun depan kita masih dapat bermetamorfosis, tentunya dengan hasil yang lebih baik.

catatan :maksud saya, yang dimaksud di tulisan di atas, metamorfosis pada manusia itu bukan secara fisik lho,,,, METAMORFOSIS KUPU-KUPU PADA MANUSIA ITU HANYA PERUMPAMAAN SAJA, SECARA FISIK, MANUSIA TIDAK BISA BERMETAMORFOSIS…..OK!!

Pada umumnya binatang / hewan dapat kita bagi menjadi beberapa jenis / macam berdasarkan makanan yang dimakan sehari-hari, yaitu :

1. Herbivora / Herbifora Herbivora

adalah jenis hewan yang memakan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

CONTOHNYA : daun, kayu, biji, buah, bunga, dan lain sebagainya. Contoh Binatang herbivor adalah kambing, unta, kerbau, kelinci, burung dara, dan lain-lain.

2. Carnivora / Karnivora Carnivora adalah jenis binatang yang memakan makanan yang berasal dari tubuh hewan lainnya seperti daging, darah, dan sebagainya. Hewan ini disebut juga sebagai hewan predator.

Contoh hewan carnifora adalah singa, macan, harimau, cheetah, piranha, burung bangkai, burung pemakan serangga, ikan arwana, dan lain sebagainya.

3. Omnivora / Omnifora Omnivora adalah jenis hewan yang memakan makanan keduanya baik tumbuhan maupun hewan. Binatang ini makan silih berganti antara keduanya. Contoh binatang omnivor adalah yakni tikus, ikan mas, ikan mujair, ayam, dan lain-lain.

ythee calendar

October 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

SD ku selalu ceria

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.