wah, bersykurlah bagi kita yang masih diberi rasa sakit hati, berarti sebelumnya kan tidak sakit hati! supaya jadi hati yang kinclong,,,,berarti harus dicari nih solusinya !

sakit hati banyak sekali penyebabnya.ada yang karena kerjaan.keluarga,anak, teman, atasan atau wali murid? eits, sabarrrrrrrrrrrrrrrrrr…………………………………..palagi disaat PSB gini, ni…..STOP SAKIT HATI !

Cara paling ampuh melawan sakit hati adalah dengan metode / teknik memanipulasi pikiran dan persepsi kita pada suatu permasalahan sehingga masalah yang ada menjadi ringan dan mudah. Daripada terus-terusan dipikirin dan hanya membuang sumber daya otak kita yang terbatas, lebih baik kita bergembira saja, buat apa susah.

Terlalu banyak pikiran dapat membuat stress menuju depresi dan akhirnya gangguan jiwa. Di samping itu bisa juga membuat pertahanan tubuh menjadi lemah sehingga akan mudah terserang penyakit. Jadi buat apa bermuram durja, mending kita anggap penyebab sakit hati adalah sesuatu yang biasa saja dan merupakan proses hidup yang musti kita jalani. Waktu dalam hidup ini terbatas, so nikmati aja dah. Justru yang harus dipikirkan adalah bagaimana hidup enak di akhirat kelak.

Tips di bawah ini mudah-mudahan bisa membuat hati Anda yang lagi sumpek kembali lapang:

1. Singkirkan dulu persoalan yang bikin sakit hati. Ingat saja hal-hal yang menyenangkan, semisal prestasi atau keberhasilan- keberhasilan Anda selama ini.

2. Pergilah ke tempat-tempat menyenangkan atau datangi orang-orang yang bersedia dijadikan tempat curhat Anda.

3. Bila masih ada yang mengganjal di hati, keluarkan unek-unek dengan melakukan monolog mental di depan cermin atau menuliskannya di buku harian.

4. Menangislah bila perlu, atau menjerit di tempat sunyi. Bisa juga sekadar mengepalkan tinju kuat-kuat, lalu memukulkannya ke udara kosong.

5. Jika panas di hati mulai sedikit mereda, coba ingat-ingat kebaikan atau kelebihan orang yang telah menyakiti hati Anda. Seburuk apa pun manusia, pasti ada kebaikannya.

6. Pelan-pelan maafkan dan lupakan kejadian yang menyesakkan hati itu.

7. Tanyakan pada diri sendiri, apakah kini Anda telah benar-benar dalam kondisi netral dan positif untuk kembali menjalani hidup sehari-hari. (intisari)

8. Namun dari segala tips, ramuan,dan resep mujarab sekalipun tidak akan ada yang bisa mengalahkan kekuatan doa. cobalah ta’arruf kan lagi hati kita dengan sang pemilik rasa sakit hati. sakit bukan berarti mati, tetapi sakit adalah tumbuh kembali. innallaha ma’ashobiriin. so,just keep smile, everyday ceria,laa tahzan!!!